Assalamu’alaikum Wr. Wb.
A. Pengertian
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah layanan yang memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang memintanya (client). Komputer yang memberikan layanan inilah yang disebut DHCP Server.
B. Latar Belakang
Memberikan IP Secara otomatis kepada client
C. Maksud & Tujuan
Memudahkan Client agar tidak perlu menyetting IP secara Static
D. Tahap Pelaksanaan
- Pertama Kita install paket yang dibutuhkan yaitu isc-dhcp-server, ketikan perintah
apt-get install isc-dhcp-server
- Kemudian kita konfigurasi dhcp servernya dengan mengedit file dhcp.conf
nano /etc/dhcp/dhcp.conf
- Cari kata " A slight " dengan menekan Ctrl+W kemudian tulis kata yang dicari
- Jika sudah ketemu kita konfigurasikan seperti gambar dibawah ini
Keterangan:
subnet & netmask(isikan network dari ip address yang akan di share sebagai dhcp server & isikan juga subnetmasknya)
Range(isikan dari ip berapa sampai berapa yang akan dibagikan kepada client)
option domain-name-servers(ini bisa diisikan dengan ip dari gateway pppoe dan juga bisa diisi ip google dan nawala atau juga telkom)
option domain-name(isikan sesuai hostname kalian masing-masing)
option router (ip yang dipasang pada router)
option broadcast-address(broadcast dari range ip kita)
default-lease-time(biarakan saja default 600)max-lease-time(biarkan saja default 7200)
Kita simpan konfigurasinya dengan menekan Ctrl+X kemudian Y dan Enter
- Selanjutnya kita edit lagi file isc-dhcp-server
nano /etc/default/isc-dhcp-server
- Kemudian pada baris paling bawah yaitu INTERFACES=" “ , kita tambah kan ether berapa yang kita dhcp server
Kita tambahkan Interfacesnya, Masuk ke nano /etc/network/interfacesdan lakukan konfigurasi sebagai berikut :
auto eth2
iface eth2 inet static
address 192.168.74.1
network 192.168.74.0
netmask 255.255.255.248
broadcast 192.168.174.7
setelah selesai jangan lupa disimpanTerakhir kita Restart
/etc/init.d/isc-dhcp-server restart
E. Hasil & Kesimpulan
# Client Bisa melakukan Ping ke IP debian router
REFERENSI


