Konfigurasi PPPoE Client di Debian 8.6 Router

Assalamu’alaikum Wr. Wb

A. Pengertian
PPPoE ( Point to Point Protocol over Ethernet ) yang merupakan protokol dalam jaringan untuk menghubungkan komunikasi antara dua buah titik jaringan atau dua buah port ethernet dengan model tunneling (terowongan) dan juga sebagai virtual dial-up dalam jaringan.

B. Latar Belakang
Agar komunikasi antara dua buah titik jaringan atau dua buah port ethernet dengan model tunneling (terowongan) dan sebagai virtual dial-up dalam jaringan ke Debian Router.

C. Maksud & Tujuan
Menyambungkan PPPoE ke Debian Router

D. Tahap Pelaksanaan

  1. Kita remote terlebih Dahulu debian routernya dengan menggunakan ssh, kemudian kita install pppoeconf dengan perintah

apt-get install pppoeconf

  1. Setelah paket terinstall, ketikkan pppoeconf untuk mengatur koneksi pppoe dengan  perintah 

pppoeconf

3. Selanjutnya aplikasi pppoeconf akan melakukan scaning terhadap port ethernet yang terhubung ke pppoe pada debian routernya.

  1. Pilih Yes saja

  1. Setelah itu kita masukkan Usernamenya

  1. Kemudian masukkan Passwordnya

7. Untuk Use Peer DNS pilih Yes, agar nanti PPPoE Client mendapatkan pengaturan yang sama seperti di PPPoE Server nya. Dan ini default-nya juga direkomendasikan.

  1. Pilih No saja, agar Akses MSS nya tidak limit

9.  Lalu akan muncul pemberitahuan bahwa pppd sudah selesai dikonfigurasi dan koneksi akan dimulai saat reboot, pilih Yes.

10. Akan ada pilihan lagi apakah anda akan memulai koneksi sekarang juga ? Kita pilih Yes Saja.

  1. Kita lihat apakah pppoenya sudah tersambung ketikan perintah

ifconfig

pastikan interfaces ppp0 muncul

E. Kesimpulan
Konfigurasi PPPoE client dalam menghubungkan host ke suatu jaringan, membuat koneksi dan data menjadi aman. Dikarenakan setiap koneksi akan dienkripsi saat dikirim oleh protokol PPPoE dan akan didekripsi ketika telah sampai tujuan.

REFERENSI
https://wiki.debian.org/PPPoE

Dibangun dengan Hugo
Tema Stack dirancang oleh Jimmy